Istiqomah Menjaga Tradisi: Rutinan Yasin Fadhilah & Aurod Hadiyu MWCNU Ciwaringin Tak Pernah Padam
CIWARINGIN – Keistiqomahan adalah kunci dari keberkahan. Hal ini dibuktikan secara nyata oleh Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Ciwaringin. Melalui majelis zikir mingguan, nafas Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) terus ditiupkan secara konsisten hingga memasuki pertemuan ke-326, Sabtu (28/03/2026).
Melangitkan Doa Bersama Sesepuh NU
Bertempat di Gedung KBNU MWC Ciwaringin, majelis zikir yang diikuti oleh bapak-bapak dan para pemuda ini berlangsung khusyuk. Dipimpin langsung oleh dua sosok sesepuh NU setempat, KH. Husain dan H. Sarbini, jamaah melantunkan tawasul, pembacaan Yasin Fadhilah, dan Aurod Hadiyu secara bersama-sama.
Niat utama dari amaliyah ini tak pernah bergeser: memohon keberkahan hidup, mendoakan para orang tua dan Masyayikh pendiri NU, serta melangitkan doa agar Bangsa Indonesia dan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama senantiasa diberikan keamanan dan perlindungan.
Benteng Spiritual Warga Nahdliyin:
Kegiatan zikir kolektif ini merupakan bentuk ibadah yang menggabungkan beberapa unsur utama:
- Zikir: Penguat batin dan peningkatan keimanan.
- Doa: Permohonan kemaslahatan umat dan bangsa.
- Kebersamaan: Penguat tali ukhuwah nahdliyyah.
Jagongan Seputar Aswaja: Dialog Lintas Generasi
Keunikan majelis di MWCNU Ciwaringin ini tidak hanya berhenti pada ritual doa. Seusai tawasul dan doa penutup, acara dilanjut dengan sesi yang sangat dinanti, yaitu "Jagongan Singkat". Di sinilah terjadi dialog hangat dan terbuka antar jamaah.
Sesi jagongan ini membahas berbagai isu kontemporer seputar keagamaan dan penguatan paham keaswajaan. Hal ini bertujuan memastikan warga NU tidak hanya solid secara spiritual, tetapi juga cerdas secara intelektual dan memiliki pemahaman yang kuat terhadap ajaran Aswaja khas NU.
Secara keseluruhan, kegiatan rutin minggu ini adalah wujud nyata komitmen warga NU Ciwaringin dalam merawat jagat dan membangun peradaban, yang dimulai dari unit terkecil: menjaga majelis-majelis ilmu yang penuh keberkahan di tingkat akar rumput. ***
Warta Resmi Tim Jendela Aswaja.
