Jendela Aswaja

Menilik Tradisi dan Pemikiran Ulama

Refleksi Hari Jadi Kabupaten Cirebon Ke-544: Menuju Cirebon Teteg Tutug

Keluarga Besar
JENDELA ASWAJA

Mengucapkan

SELAMAT HARI JADI
KABUPATEN CIREBON

544

1482 - 2026


TETEG TUTUG

"Terus melangkah dengan keteguhan hati, menuntaskan pengabdian untuk Cirebon yang lebih maju dan barokah."

JENDELA ASWAJA – Tepat pada tanggal 2 April 2026, Kabupaten Cirebon merayakan tonggak sejarah perjalanannya yang ke-544. Dengan mengusung tema besar "CIREBON TETEG TUTUG", momentum ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan refleksi mendalam atas keteguhan masyarakat dalam menjaga tradisi sekaligus menuntaskan pembangunan demi kesejahteraan bersama.

Makna Teteg dan Tutug

Slogan Teteg melambangkan karakter masyarakat Cirebon yang kokoh, bermental kuat, dan tidak goyah menghadapi tantangan zaman. Sedangkan Tutug mencerminkan komitmen untuk menyelesaikan segala tugas dan amanah hingga tuntas, memastikan setiap program pembangunan sampai ke akar rumput secara merata.

Sebagai wilayah yang kental dengan nilai-nilai pesantren dan budaya luhur para wali, Kabupaten Cirebon terus bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat tanpa meninggalkan identitas religiusitasnya. Sinergitas antara pemerintah, ulama, dan pemuda menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi Cirebon yang lebih maju.

DIRGAHAYU KABUPATEN CIREBON

"Mugi Gusti Allah paring keberkahan, kemajuan, lan keslametan kagem sedaya warga Kabupaten Cirebon. Tetep Teteg nggadahi tekad, Tetep Tutug nggayuh cita-cita."

Hari Jadi ke-544 ini diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya di wilayah Ciwaringin dan sekitarnya, untuk terus berkontribusi positif bagi kemajuan daerah. Cirebon bukan sekadar tempat tinggal, tapi tanah perjuangan yang harus kita jaga bersama.

Salam Takzim,

Redaksi Jendela Aswaja

Dukung Jendela Aswaja
Bantu kami terus menyebarkan ilmu dan tradisi ulama.
— PILIH NOMINAL QRIS (OTOMATIS) —
— ATAU TRANSFER MANUAL —